ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ANGGARAN BELANJA BAPPEDA KABUPATEN LABUHANBATU
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas dari pelaksanaan anggaran belanja Bappeda Kabupaten
Labuhanbatu untuk dapat mengetahui kinerja anggaran pada Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu. Metode
analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif melalui pendekatan kuantitatif
untuk menghitung persentase efektivitas penggunaan anggaran belanja. Hasil analisis data diperoleh bahwa
anggaran belanja Bappeda Kabupaten Labuhanbatuselama periode 2016-2021 memiliki persentase yang fluktuasi.
Penggunaan anggaran belanja pada Tahun 2016, 2018 dan 2020 memiliki tingkat efektivitas yang dikategorikan
cukup efektif, sedangkan Tahun 2017 dan 2021 tingkat efektivitas penggunaan anggaran belanja dikategorikan
efektif karena realisasi hampir mendekati target anggaran yang telah ditetapkan. Selain itu, pada Tahun 2019
terjadi penurunan tingkat efektivitas, dimana persentase tingkat efektivitas yang diperoleh sebesar 77,29% dan
termasuk dalam kategori kurang efektif. Hal ini disebabkan oleh, penggunaan anggaran belanja untuk
merealisasikan pembangunan masih belum mencapai target anggaran belanja yang telah ditentukan oleh lembaga
legislatif dan eksekutif.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
Provinsi Sumatera Utara Kota Medan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5, 8234–8245.
e-ISSN : 2723-8121 | p-ISSN : 2723-813X
Volume 03 | Nomor 01 |2022
54
Jasmien This work islicensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
https://www.jptam.org/index.php/jptam/article/view/2324
[2] Bahri, S. (2021). Akuntansi Sektor Publik Bandung. CV. Media Sains Indonesia.
[3] Depdagri. (1997). Kepmendagri Nomor 690.900.327, 1996 Tentang Pedoman Penilaian
dan Kinerja Keuangan.
[4] Fauziah, & Suraida. (2018). Pengaruh Pengendalian Internal, Pemanfaatan Teknologi
Informasi Dan Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Terhadap Kualitas Laporan
Keuangan Pemerintah Daerah (Survey Pada Dinas-Dinas Di Wilayah Pemerintah
Daerah Kabupaten Bandung Barat). UNPAS Bandung.
[5] Halim, A. (2012). Akuntansi Keuangan Daerah. Salemba Empat.
[6] Halim, A. (2015). Teori. Konsep, dan Aplikasi Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat.
[7] Mahmudi. (2015). Manajemen Kinerja Sektor Publik. UPP STIM YKPN.
[8] Mahmudi. (2018). Akuntansi Sektor Publik Edisi Revisi. UII Press.
[9] Paat, H. P., Nangoi, G. B., & Pusung, R. J. (2019). Analisis Efektivitas Dan Efisiensi
Pelaksanaan Anggaran Belanja Badan Perencanaan Penelitian Dan Pengembangan
Daerah Kota Tomohon. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan
Akuntansi, 7(3), 2979–2988.
[10] Pauwah, S., Saerang, I., & Mandey, S. (2014). ANALISIS KINERJA
KEUANGAN DAERAH PADA PEMDA KABUPATEN KEPULAUAN SULA
PROVINSI MALUKU UTARA. Jurnal EMBA, 2(3), 1–12.
[11] Rampengan, M., Nangoi, G. B., & Manossoh, H. (2016). Analisis Efektifitas Dan
Efisiensi Pelaksanaan Anggaran Belanja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
(Bappeda) Kota Manado. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 16(3), 616–623.
https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jbie/article/view/13530
[12] Safitri, S. (2016). Sejarah Perkembangan Otonomi Daerah Di Indonesia. Jurnal
Pendidilkan Sejarah, 5(9), 79–83. http://jurnal.untagsby.ac.id/index.php/dih/article/view/278
[13] Sugiyono. (2015). Metode Penelitian (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan
R&D). Alfabeta.
[14] Suharsaputra, U. (2014). etode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Tindakan. PT
Refika Aditama.
[15] Sujarweni, V. M. (2015). Akuntansi Sektor Publik. Pustaka Press.
[16] Sumenge, A. S. (2013). ANALISIS EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI
PELAKSANAAN ANGGARAN BELANJA BADAN PERENCANAAN
PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) MINAHASA SELATAN. Jurnal EMBA,
1(September), 74–81. https://doi.org/10.37598/jam.v9i1.647